Saat ini, pertumbuhan jumlah pengguna internet
berkembang pesat. Dari data yang ada, pengguna internet di Indonesia pada tahun
2015 sudah mencapai 88,1 juta. Jika dibandingkan dengan data penduduk
Indonesia, berarti 34.9% penduduk Indonesia selalu aktif terhubung ke internet.
Kebutuhan setiap orang pada internet tentu harus diimbangi dengan teknologi
yang mumpuni.
FTTH: Teknologi Jaringan Komunikasi yang Sangat Cepat
Salah satu bentuk
kemajuan teknologi yang berpengaruh pada penyediaan layanan jaringan adalah
FTTH. FTTH (Fiber To The Home) adalah sebuah teknologi pengantar isyarat optik
dari provider ke kawasan pengguna dengan memanfaatkan medium serat optik. Teknologi
ini tidak terlepas dari kemajuan serat optik yang mulai menggeser penggunaan
kabel konvensional.
Di Indonesia
sendiri, penggunaan teknologi FTTH ini mulai diadaptasi oleh banyak penyedia
layanan internet. Salah satu keunggulan dari teknologi ini adalah kecepatan
koneksi cepat serta bandwidth yang lebih besar daripada penggunaan kabel
tembaga, DSL, atau coaxial. Menurut FCC, jika sebuah kabel tembaga hanya bisa
memuat enam panggilan telepon, seutas serat optik bisa memuat hingga 2,5 juta
panggilan dalam waktu yang bersamaan.
Penghantaran
informasi menggunakan teknologi FTTH mampu memangkas biaya operasi dan
memberikan pelayanan yang lebih baik pada pelanggan. Wajar saja jika para
penyedia layanan jaringan di Indonesia mulai beralih ke teknologi ini.
Sejarah Singkat Perkembangan Industri FTTH di Indonesia
Suatu komunikasi
bisa dikatakan sukses apabila dapat memuat banyak informasi dalam satu waktu. Fiber
optik merupakan salah satu alternatif yang bisa diandalkan, mengingat teknologi
ini lebih unggul dibanding media transmisi komunikasi lainnya.
Sebenarnya
perkembangan FTTH sudah ada sejak tahun 1970-an. Pada waktu itu perusahaan
telepon dan TV menyadari akan keuntungan dari mengganti kabel tembaga dengan
kabel fiber. Namun, saat itu perkembangan teknologi fiber optik belum mutakhir,
sehingga pengembangannya pun terhambat. Namun, seiring berjalannya waktu,
penggunaan fiber optik saat ini sudah menjadi solusi transfer informasi yang
bisa diandalkan.
Perkembangan Industri
FTTH di Indonesia sendiri baru terasa dalam satu dekade belakangan ini. Hal ini
disebabkan minat masyarakat Indonesia untuk berinternet pada awal tahun 2000-an
belum sekuat saat ini. Namun semenjak
penggunaan internet meningkat pesat, berbagai penyedia layanan internet mulai
beralih dari penggunaan kabel tembaga dengan serat fiber. Era internet cepat
yang dahulu hanya menjadi angan, sekarang sudah bisa kita rasakan.
Jaringan internet
di Indonesia saat ini berada di peringkat ke-93 se-Asia Pasifik. Semakin baik
perkembangan industri FTTH di Indonesia, tentu jaringan internet cepat akan
lebih mudah didapatkan. Bahkan dengan memanfaatkan teknologi ini, para
pelanggan bisa menikmati layanan triple play. Ini merupakan layanan yang
terdiri dari paket data (internet), Suara (VoIP), dan Video (TV Interaktif dan
Multimedia) dalam satu infrastruktur yang lebih praktis.
Sumber referensi:


Tidak ada komentar:
Posting Komentar